Meski Kalah Survey, Ade Hartati Dikabarkan Balon Kuat PAN

example banner

nofrizal_dprd_pekanbaru1

PEKANBARU, Riau Andalas.com– Meski kalah Survei dari beberapa Balon yang diselnggarakan DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Pekanbaru beberapa waktu lalu. Nama Ade Hartati kembali dikabarkan Calon Kuat diusung partai PAN maju Pilwako Pekanbaru 2017 mendatang.

Menurut informasi yang berhasil didapatkan Wartawan dilapangan, munculnya nama Ade Hartati menjadi Balon kuat yang akan disusung PAN tersebut, sesuai komitmen PAN yang sebelumnya mengutamakan mengusung kader maju di pilkada. Tambah lagi Ade Hartati merupakan kader memiliki hasil survei tertinggi dari para kader yang ada DPC PAN Pekabaru. Sehingga keputusan itu bisa saja jadi pertimbangan bagi DPP PAN yang menurut hasil survei masyarakat sangat menginginkan Ade Hartati jadi pemimpin di Pekanbaru.

Menurut Ketua DPC PAN Pekanbaru Novrizal, sebelumnya ia telah menyampaikan, jika keputusan DPP itu bisa saja tidak menilai dari hasil surve saja, tapi juga pada penilaian lain yang mekanismenya dimiliki DPP. Sehingga jika ada kabar Kader yang dijagokan itu bisa saja terjadi. Karena PAN sudah pasti meprioritaskan kader untuk maju pada pilkada. Apa lagi sesuai survei kader memiliki trake Record yang bagus dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin.

“Intinya keputusan itu ada pada DPP, karena untuk rekomendasi DPC melalui DPW sudah menyampaikan pada DPP yang tinggal menunggu keputusan,” kata Novrizal.

Selain itu katanya, sebelumnya ia juga telah mengaskan pada Balon, jika survei yang diselenggarakan DPC PAN itu merupakan mekanisme dalam penjaringan oleh partai, namun untuk keputusan tetap pada DPP yang juga mekanismenya. Sehingga belum bisa dipastikan survei tertinggi yang akan diputuskan oleh DPP.

“Maka itu untuk pastinya kita tunggu keputusan dari partai, yang dalam waktu dekat ini sudah diumumkan,” tutur Novrizal.

Sementara Ade Hartati sendiri menyatakan, semua keputusan itu ada pada DPP PAN, jika memang benar mempercayakan pada kader itu sangat baik. Karena kader juga selaku yang memperjuangkan partai. Tapi, jika tidak sebagai kader juga harus menerima apa yang diputuskan DPP, karena sudah pasti DPP menginginkan yang terbaik.

“Jadi kita tidak busa memberikan keputusanya, karena itu kewenangan DPP yang harus kita ikuti dan hormati,” kata Anggota komisi E DPRD Riau ini. (Dri)