Masa Pendukung Salah Satu Paslon Gubri Di Rohul “Terlibat Baku Hatam”

ROKAN HULU, Riauandalas.com – Masa pendukung salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Selasa (30/1/2018) “terlibat baku hantam” dengan aparat Kepolisian di Kantor KPUD Rohul, Pasir Pangaraian. Masa melempari aparat dengan botol air mineral serta benda lainnya, masa semakin beringas, dengan mendorong aparat kepolisian hingga tersudut.

 

Karena tersudut, kemudian satu unit mobil Water Canon milik Polres Rohul dikerahkan, untuk membubarkan masa yang kian tersulut emosi, setelah pasangan yang mereka dukung kalah dalam kontestasi Pilgubri. Setelah gerombolan masa pecah, tim taktis langsung menembakan gas air mata, agar masa membubarkan diri secara permanen.

Kerusuhan masa dengan aparat kepolisian, rangkaian simulasi yang digelar di halaman kantor Bupati Rohul, terkait pengamanan mengantisipasi kerusahan saat Pilgubri di Rohul dengan sandi operasi  “Mantap Praja Muara Takus 2018”, dan simulasi itu salah satu persiapan Polres Rohul dalam mengamankan jalannya Pilgubri di Rohul.

Simulasi sekaligus penutupan latihan operasi  “Mantap Praja Muara Takus 2018” dihadiri dan disaksikan langsung Plt Bupati Rohul H. Sukiman, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, Kajari Rohul Fredi Daniel Simanjuntak,  serta para kepala dinas badan dan kantor dilingkungan pemkab Rohul, serta perwira di jajaran Polres Rohul.

Dijelaskan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto di sela-sela kegiatan, operasi mantap praja muara takus 2018 melibatkan 344 personil,  di luar personil BKO. Kegiatan simulasi dalam rangka latihan pra operasi guna kesiapan  SDM dan personil, juga meningkatkan kemampauna dan keterampilan anggota dalam pengamanan Pilgubri mulai tahapan kampanye, masa tenang, pemungutan suara, sampai aksi masa yang tidak terima hasil pilkada.

“Ini sebagai persaipan kedalam. Untuk persiapan keluar kita juga sudah bentuk satgas-satgas, mulai satgas yang bersifat preventiv defentif dan represif kita sudah siapkan untuk mengamankan pilkada serentak di Rohul,” jelas Kapolres Rohul.

Tambah Kapolres, melalui latihan itu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan serta  penyamaaan persepsi anggota tentang cara tindak dilapangan, sehingga diharapkan semua personil benar benar memahami tupoksi masing-masing.

Kemudian, diimbau kepada anggota Polri di jajaran Polres Rohul, agar tetap mejaga netralitas serta laksanakan tugas sebaik-baiknya.

Dikegiata itu, Plt Bupati Rohul H. Sukiman,  berikan apresiasi kepada Polres Rohul yang sungguh-sungguh sudah mempersiapkan pengamanan Pilgubri di Rohul. Mantan dandim Inhil juga optimis, dengan simulasi yang ditunjukan maka pelaskanaan Pilgubri di Rohul akan berlangsung aman, nyaman dan kondusif.

“Setelah kita lihat bersama bagaiamana kesipan anggota Polres Rohul, mereka sangat siap dan siap tempur menghadapi apapun kemungkinan yang tidak diinginkan,”  kata Plt Bupati.

Ditegaskan Sukiman lagi, menghadapi Pilgubri 2018, Plt Bupati Rohul juga menghimbau ke masyarakat agar menjaga kondusiftitas serta tidak mengembangkan isu sara yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Juga mengingatkan ke wartawan agar dapat ikut berperan dalam membangun semangat kebersaamaan, serta tidak membuat tulisan yang membuat masyarakat terpancing.

“Sehingga kita haus saling menghargai, kita ini adalah negara demokrasi, kita diberi kebabasan untuk memilih, jadi jangan ada timbul isu yang mengancam persatuan dan kesatuan kita, tapi saya yakin Rohul aman dari hal-hal seperti itu,” sebut Plt Bupati H Sukiman.

**( Alfian)