Luar Biasa…Setiap Hari Libur, Ribuan Umat Muslim Dari berbagai Daerah Kunjungi Masjid Agung Rohul

example banner

img_20161002_060814

ROKAN HULU, Riau Andalas.com– Menakjubkan setiap Hari libur Tiba Masjid Agung Madani Islamic Center atau biasa disebut MAMIC Pasirpangaraian,yang dibangun megah oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bukan hanya sebagai tempat ibadah umat Muslim, namun sebagai obyek wisata religius yang sangat Mengagumkan

Keindahan Dan Kemegahan Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) bukan hanya telah menjadi kebanggaan masyarakat Rohul saja Namun, masyarakat dari Berbagai daerah dan setiap Malam minggu berbondong bondong datang dari luar Provinsi Riau Bahkan ada juga yang datang dari luar negeri.seperti Negri Jiran Malaysia dan Brunai Darusalam

Mesjid Ini Mulai Terkenal ke seantero Negri setelah ditetapkannya  oleh  Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si sebagai obyek wisata religius, beberapa waktu lalu. Ketika Dirinya Masih Aktif Menjabat Sebagai Bupati Rokan Hulu Selama Dua Periode

Kunjungan ke masjid megah penuh pesona ini terus meningkat dari Pantauan Wartawan Media Ini sejak Hari sabtu ( 01/10/16) Mulai Dari jam 11 00 Wib. Siang tak Henti hentinya Mobil Pribadi Hingga Puluhan Bus Pariwisata dari Berbagai Daerah Dan Provinsi Terus Memadati Areal Parkir Mesjid Namun sepertinya Dari Pantauan Kami Di lapangan Bus pariwisata Ber No PoL BA yang Mendominasi  Artinya Pengunjung Yang Ramai Datang Dari Sumatra Barat  Berdasarkan catatan dari Pengurus Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian, kunjungan masyarakat di hari biasa (Senin-Jumat) sekira 300 pengunjung hingga 500 pengunjung per hari.

“Kunjungan akan meningkat pada hari libur kerja, hari besar keagamaan, dan hari libur nasional. Seperti pada Sabtu dan Minggu lebih dari 1000 pengujung sambangi masjid ini. Sedangkan di hari libur besar keagamaan atau libur nasional, kunjungan bisa ribuan orang,” Kata Satpam Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian, Ucok .

kunjungan masyarakat lokal, luar provinsi, bahkan masyarakat luar negeri semakin meningkat pasca Masjid Agung Madani Pasirpangaraian ditetapkan sebagai masjid terbaik di tingkat nasional dari Kategori Masjid Agung Paripurna 2015 oleh Kementrian Agama Republik Indonesia.

Menurut Ustazd Zul yang juga pengelola Mesjid, pengunjung di Masjid Agung Madani bukan sekedar beribadah atau shalat lima waktu, namun menikmati wisata religi, dan menikmati keindahan serta kemegahan masjid yang dibangun dengan dana APBD hingga ratusan miliar tersebut.Selain keindahan masjid, menara Masjid Agung Madani setinggi 99 meter juga jadi daya tarik sendiri bagi pengunjung,”

“Ada juga pengunjung yang sekedar melihat keindahan masjid, ada yang ikut shalat berjemaah, atau melihat kemegahan bangunan masjid lebih dekat lagi,” ungkapnya.

Selain keindahan dan kemegahan MAMIC di basement Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian ini juga ada Bisnis Center yang bisa jadi tempat cuci mata pengunjung, selain ada mini market, ada toko penjual busana Muslim di pusat bisnis ini.

Dan tersedia juga klinik, fitnes center, dan perpustakaan digital yang terkoneksi dengan Perpustakaan di Mesir, dan bisa dijadikan referensi bagi mahasiswa dan pelajar, karena tersedia ratusan judul buku umum dan buku agama di perpustakaan digital yang baru satu-satunya di Provinsi Riau ini.

Namun Dari Kemegahan dan Ke indahan tentu ada kekurangan‎ menurut salah seorang Pengunjung Dari kota Madya Paya Kumbuh  yang Bernama. Dasril A Guru SD Negri. 37 Beliau Berharap kepada Pengelola Mesjid agar toilet yang sudah rusak segera di perbaiki Karna Menurutnya ketika Dirinya Hendak Melaksanakan Sholat Sunat sebelum shubuh Sejumlah pengunjung Harus Antri hingga Akhirnya sampai waktu Sholat Shubuh pun Tiba. Kata Dasril dengan Penuh Harap.

Sementara. Warga Asal Cubadak. Batu sangkar kabupaten Tanah Datar sumatra Barat Ketika Di mintai Komentarnya Meminta agar pengelola MAMIC. Lebih meningkatkan Kebersihan di areal Mesjid karna Menurut IMAM (42)  Di rinya Sudah empat Kali Membawa Rombongan Dari Batu sangkar Namun Sekarang Sepertinya Mesjid Kebersihanya sudah mulai kurang terjaga.

Di luar Areal Mesjid bagda Sholat Shubuh Banyak di temui Pengunjung Yang Hilir Mudik Di jalan Raya Menurut Haji Komaruddin Harahap (56) Lelaki asal Gunung Tua Kabupaten Padang Luas Utara ( Pa‎luta) Sumatra Utara Dirinya Mengeluhkan Sulit nya Mencari Sarapan Pagi sembari Meminta Agar pengurus Mesjid Yang Megah Ini bisa Menyediakan Tempat Khusus atau Kantin Agar pengunjung Tidak sulit Mendapatkan sarapan Pagi  dan Menurutnya Ini Merupakan Masukan Bagi Pemerintah Daerah paling tidak Ini bisa Menguntungkan Bagi Pedagang Makanan Dan Mensejahterakan Pedagang Kecil Tempatan Seperti Pedagang Sate, Bakso atau kue dan Goreng gorengan “pungkasnya” **( Alfian