Kemenag “ Masyarakat Waspadai Budaya Asing, Pergaulan Bebas, dan Produk Makanan

example banner

gambar asean

Rokanhuluriauandalas .com– Kementrian Agama Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan umat terutama para pedagang untuk bersiap-siap menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dimulai pada tahun ini.

“Saat ini persaingan di bursa tenaga kerja semakin ketat. Tentunya hal tersebut akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus,” kata Kakan Kemenag Rohul, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA, Kamis (7/1/2016) di Pasir Pengaraian.

Kata Ahmad Supardi, umat Islam akan dihadapkan pada MEA. Seorang Muslim pun perlu bekal cukup untuk mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi. “Kemenag berperan untuk tetap membimbing para pedagang kepada ajaran agama,” ujarnya.

Menghadapi tantangan MEA tersebut, secara khusus kemenag Rohul berpesan kepada pemuda Muslim di Rohul untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme yang dibutuhkan oleh dunia industri dan perdagangan di tengah persaingan yang akan semakin ketat pasca dibukanya MEA.

“Menghadapi MEA, pemuda akan bersaing dengan angkatan kerja dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan seterusnya. Untuk mampu bersaing dengan mereka, ayo tingkatkan studi kalian hingga menggapai profesionalisme yang dibutuhkan daerah dan Negara-negara di kawasan MEA,” ucapnya.

Ahmad Supardi juga mengajak para pemuda Muslim untuk menebarkan paham sosial keagamaan yang ramah. Dikatakan Supardi, pembinaan umat yang menghargai keragaman adalah modal bagi kokohnya persatuan dan kesatuan di bumi Negeri Seribu Suluk kabupaten Rokan Hulu.

Menurut Ahmad Supardi, persoalan pelik yang akan dihadapi di bidang keagamaan adalah persoalan budaya asing yang masuk ke lingkungan kita; adat istiadat dan tata pergaulan yang berbeda; produk makanan yang belum tentu terjamin kehalalannya; dan tentu masih banyak lagi yang lainnya, yang harus diwaspadai oleh umat beragama. (Ash)

Menanggapi pernyataan kemenag Rohul, lsm PK-APPD kurang sepakat
Hendrian mansyur selaku ketua lembaga swadaya masyarakat pemantau Kinerja aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah dewan pimpinan cabang Kabupetan Rokanhulu (LSM PK_APPD DPC ROHUL) dengan tanggapannya
“Bagaimana itu mempengaruhi Anda?”
Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya. Image caption Berbagai profesi seperti tenaga medis boleh diisi oleh tenaga kerja asing pada tahun ini
Namun pengakuan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi. Persaingan di bursa tenaga Elaknya “selaku ketua lembaga LSM PK-APPD
Di tambah kannya jadi di prediksi kerja akan semakin meningkat pemberlakuan pasar bebas Asean Sehingga akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus.
“Disini menurut hemat saya jelas hendrian mansyur” terlebih tentang produk makanan dan pergaulan bebas yang di nyatakan oleh kakan kemenag rohul masyarakat awam tidak akan mengerti akan bahaya yang menyeret masyarakat ke lembah hina dan kehalalan makanan itu .
Namun titik koordinatnya berada pada pemerintahan itu sendiri jika pemerintah lalai akan tupoksinya maka terjerumus lah masyarakat nya .dan jika para pemimpin ummat beragama lalai akan tupoksi nya maka haramlah makanan masyarakatnya ungkap nya