Kejari Rohul Fredy dinilai Kurang Transparan Terhadap Media

ROKAN HULU, Riauandalas.com – Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, terkesan tidak transparan dalam memaparkan hasil kinerjanya terhadap capaian penanganan sejumlah kasus sejak tahun 2018 hingga Tahun 2020 hal ini dikutip dari keterangan  beberapa awak media yang bertugas di Kabupaten Rokan Hulu

Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Cabang Rokan Hulu Rian Alfian yang juga merupakan wartawan Media Online Riauandalas.com mengatakan,” Saat kami ingin meminta konfirmasi ke pihak Kejaksaan Negeri Rohul, kami tidak pernah berhasil menemui Kepala Kejaksaan Negeri (KAJARI), Freddy Daniel Simanjuntak SH M.Hum, dan tak pernah mendapat informasi, serta kami pun terkadang rela menunggu tanpa kepastian mengenai penanganan kasus-kasus korupsi yang sampai saat ini tak Kunjung ada Kejelasannya.

“ Bahkan Kami sering mendatangi kantor Kejaksaan untuk meminta konfirmasi mengenai berapa banyak kasus korupsi pada tahun 2018 hingga tahun 2020 dan kami hanya ingin menanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan oleh Pihak Kejaksaan Rohul, namun kita kesulitan mendapatkan informasi untuk dipublikasikan,” Ujar Alfian, Jumat (24/1/2020).

Alfian nenambahkan media adalah sebagai kontrol sosial dan mitra dalam hal menyampaikan informasi ke masyarakat, sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang PERS, seharusnya mereka dapat bersinergi serta transparan, tapi pihak Kejaksaan sangat tertutup dan tidak ada keterbukaan dengan awak media.

“Masyarakat Rohul, butuh informasi bagaimana kelanjutan penanganan kasus baik terkait kasus korupsi maupun Kriminalitas di Kejaksaan Negeri Rohul. ” tambahnya.

Kalau Kejaksaan mengatakan ada capaian kinerja dan ada peningkatan, tapi persentase angka kasus korupsi dan tindak lanjutnya tidak dibuka, itu sama saja tidak transparan kan, Karna
dengan demikian, tidak diketahui berapa jumlah kasus yang ditangani Kejaksaan setiap tahunnya, jika selesai bagaimana bentuk penyelesaiannya dan sampai dimana proses hukum selanjutnya.,” Tegasnya.

Alfian berharap dengan digantinya Kajari lama dari Fredy Daniel Simanjuntak ke Kajari yang baru bisa bersinergi dengan para Kuli tinta yang bertugas di Rohul, karna kami sebagai wartawan dituntut berita oleh Redaksi

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negri Rohul Freddy Daniel Simanjuntak setiap kali akan dikonfirmasi oleh sejumlah Wartawan menyampaikan melalui satpamnya, ” bahwa Bapak Kajari belum bisa ditemui, dan tak bisa diganggu beliau sedang sibuk banyak berkas menumpuk yang harus diselesaikan,” kata Satpamnya.
(TIM)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kejari Rohul Fredy dinilai Kurang Transparan Terhadap Media"