Kebakaran Hutan dan Lahan di Inhil, Sumber Air Kering Pemadaman Jadi Makin Sulit


RETEH,Riauandalas.com- Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, terkendala karena sulitnya mendapat sumber air di lokasi kebakaran lahan gambut.

“Kebakaran makin ke tengah jauh dari jalan dan tidak ada air. Itu kendala utamanya,” Kata Danramil 07/Reteh Kapten Arm Syahrul Effendi Pohan, Rabu (11/09/2019).

Desa Benteng Barat adalah satu Desa yang kini dilanda kebakaran lahan yang cukup luas.

“Sigap menyikapi hal tersebut dan ikhlas membantu mengatasi kesulitan rakyatnya, Babinsa, Babinkamtib bersama warga desa bersama-sama membuat embung yang berfungsi sebagai tempat persediaan air untuk memadamkan lahan yang sedang terbakar,” Sambung Danramil kembali.

Tidak hanya itu, Kapten Arm Syarul Effendi Pohan juga berharap dengan adanya giat tersebut bersama-sama masyarakat serta dapat mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat Desa benteng barat.

“Walaupun dengan peralatan seadanya kita tetap semangat,sehingga dapat mengatasi dan memadamkan api serta asap yang sangat mengganggu aktivitas keseharian kita semua,” ujarnya

Sementara itu, Baharuddin selaku Kepala Desa Benteng Barat menyampaikan apresiasinya dan terima kasihnya atas bantuan dan dukungan Babinsa yang selama ini banyak membantu warga dalam berbagai hal, terutama masalah kebakaran hutan dan lahan saat ini.

”Kami kagum atas dedikasi para Babinsa khususnya di Desa Benteng barat ini, dimana setiap hari Babinsa selalu hadir di tengah tengah kami,” ujar Baharudin.

Editor :Roy

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kebakaran Hutan dan Lahan di Inhil, Sumber Air Kering Pemadaman Jadi Makin Sulit"