Kades Muara Dilam Minta Pemkab Prioritaskan Pembangunan Revitalisasi Pasar Beringin

ROKAN HULU Riauandalas.com, – Untuk memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli dalam transaksi jual beli di pasar, diperlukan infrastruktur, sarana dan prasaran pasar yang memadai untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat serta pedagang pasar tradisional yang menjadi pusat perekonomian masyarakat di pedesaan agar juga lebih diminati masyarakat.

Namun hal itu berbeda dengan Pasar Beringin, Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pasar Beringin yang diperkirakan sudah berumur 55 tahun itu kondisinya kini rusak berat dan sangat memprihatinkan yang perlu mendapatkan sentuhan dari Pemerintah.

Terkait dengan Program Pemerintah hingga 2019 ini akan menargetkan merevitalisasi 5.000 pasar tradisonal dengan mengajukan proposal revitalisasi untuk meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana pasar baik secara fisik maupun pengelolaan yang bersumber dari APBN.

Untuk itu, Sebagai bentuk responsif dan pedulinya Pemerintah Desa Muara Dilam dalam peningkatan infrastruktur Sarana dan Prasarana Pasar, dengan harapan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi telah mengajukan proposal untuk Revitalisasi Pasar Beringin Desa Muara Dilam ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Dengan harapan Proposal yang diusulkan itu bisa terealisasi di tahun 2019.

Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi kepada wartawanKamis (15/2/2018) mengaku eksistensi Pasar Beringin Desa Muara Dilam sebagai lokomotif perkekonomian masyarakat, pasalnya pasar yang dibangun diera Gubernur Riau Saleh Djasit itu saat ini diisi sekitar 300 pedagang dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah proposal untuk revitalisasi Pasar Beringin ini sudah kami ajukan di Disperindag Rohul, kami berharap tahun 2019 ini bisa terealisasi, karena kondisi pasar ini kondisinya rusak berat dan sudah tidak layak lagi, karena yang berjualan disini lebih 300 pedagang, seperti dari Pasir Pengaraian, Muara Rumbai, Kepenuhan, Duri dan Ujung Batu. Kami berharap los pasar ini dipermanenkan,” harap Zulfikar yang diamini dan didampingi Ketua BPD Desa Muara Dilam Amros dan  Jasri Datuk Bendaharo.

Diakui Zulfikar, Pemerintah Desa Muara Dilam sudah tiga kali mengajukan untuk perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana Pasar Beringin ke Pemkab Rohul, namun tak kunjung terealisasi. Dalam proposal yang sudah diajukannya ke Disperindag Rohul, Pemerintah Desa Muara Dilam menganggarkan Rp 2.5 Milyar untuk revitasliasi 35 Los di Pasar Beringin yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN.

Menurutnya dengan terealisasinya pembangunan pasar Beringin tersebut salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pembangunan infrastruktur pasar bisa dipastikan akan merangsang pertumbuhan ekonomi di semua tingkat masyarakat.

“Pasar Beringin ini berperan penting dalam penggerak ekonomi rakyat. Kehadiran pasar diharapkan bisa semakin menggeliatkan perekonomian warga. Pasar Beringin ini sangat perlu direvitalisasi agar pemanfaatannya maksimal. Jika roda perekonomian meningkat, insya Allah sudah otomatis kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” ungkap Zulfikar

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rokan Hulu Drs H. Sariaman M.Simelalui Kasi Pengembangan dan Sarana Pasar Zulkarnaini SE MM kepada wartawan, Kamis (15/2/2018) mengaku Program Revitalisasi pasar merupakan Program dari Presiden Jokowi dengan target pembangunan 5.000 unit pasar hingga 2019.

Untuk Revitalisasi Pasar di Rohul, dijelaskan Zulkarnaini, Disperindag Rohul telah mengajukan sebanyak 12 pasar dari 6 (enam) Kecamatan di Rohul dengan total anggaran Rp 33.700.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN.

“Sudah kita usul dan dimasukkan ke Bappeda Riau dan Bappeda Rohul serta Kantor Disperindag Riau, Sementara untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) yang bersumber dari APBD Provinsi Riau, sudah kita usulkan sebanyak 20 unit pasar yang ada di Rohul dengan estimasi anggaran Rp 22.962.007. kita juga sudah koordinasi dengan Anggota DPRD Riau Dapil Rohul, seperti Rusli Ahmad, Masgaul Yunus dan Syamsurizal. Alhamdulillah sudah dimasuk untuk anggaran 2019, ssat ini tinggal pembahasan di DPRD Provinsi,” kata Zulkarnaini

Zulkarnaini mengaku akan memprioritaskan revitalisasi Pasar Beringin Desa Muara Dilam tahun 2019, pasalnya dari peninjauannya ke lokasi, Pasar Muara Dilam yang umurnya sudah puluhan tahun itu sudah mulai rapuh dimakan usia, karena kondisi fisik bangunan sudah rusak berat, seperti atap los pasar bocor, lantainya berlubang dan diskplangnya rusak.

“Kita sudah dua kali turun menjumpai pengurus pasar dan Sekdes Muara Dilam, kita juga sudah meminta surat tanah, data pendukung seperti nama pedagang dan hasil komodity disana, mudah-mudahan dengan adanya data lengkap ini, Insyaallah jika tuhan mengizinkan akan kita prioritaskan revitalisasi Pasar Beringin Desa Muara Dilam ini, karena pasar Muara Dilam ini cukup ramai pedagangnya,” kata Zulkarnaini

Zulkarnaini memperkirakan akan merevitalisasi 18 los pasar Beringin Muara Dilam, Dalam pembangunan pasar tersebut juga disertai dengan pembangunan drainase, seminisasi, MCK sedangkan ukuran pasar bervariasi ada yang panjang 9×6,5 M dan 8×6,5 M dan akan menyesuaikan sesuai kondisi tanah, yang terpenting untuk pengajuan ini surat tanah harus dihibahkan ke Pemda.

“Kalau untuk Pasar Beringin Desa Muara Dilam Surat tanah dan Administrasinya sudah lengkap, hari Selasa ini kita ke Jakarta, usulan ini kita ajukan ke pusat, karena keterbatasan APBD kita, kita akan ajukan untuk APBD Provinsi dengan APBN, mudah-mudahan terealsiasi sesuai dengan tujuan visi dan misi Rohul,” harap Zulkarnaini.***( Alfian)