JCH Rohul dan Dumai sudah berada di Makkatul Mukarromah dekat Masjidil Harom

example banner
UMROH 2
ROKAN HULU, Riau Andalas.com – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H Elfalisman SAg, menyatakan bahwa sebanyak 235 Jamaah Calon Haji (JCH) Rohul, yang tergabung pada Kloter VII bersama 204 JCH Dumai, saat ini sudah berada di Makkatul Mukarromah dan menempati hotel Darqum dan Uruq Az-Zahab, jarak 2,5 KM dari Masjidil Harom.
 
Kepastian ini diperolehnya, setelah mendapatkan laporan secara resmi dari Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Kloter VII Drs H Syahruddin Msy dan Ketua Kloter VII Embarkasi Batam Sudarmanto, dari Makkatul Mukarromah, yang secara khusus ditugaskan oleh Kakanwil Kemenag Riau untuk memimpin dan membimbing JCH Rohul dan Dumai.
 
Syahruddin melaporkan, JCH Kloter VII Rohul dan Duymai, menempati 2 hotel, yaitu hotel Darqum dengan kapasitas 162 org ( ditempati rombongan 1, 2, 3 dan sebagian besar rombongan 4 / khusus Rohul) dan hotel uruq az-Zahab dengan kapasitas 286 jch (yg ditempati 19 org dr rombongan 4, kemudian rombongan 5, 6, 7, 8, 9 dan 10/ gabungan Rohul dan Dumai).
 
Jarak dari hotel ke mesjid Haram sekitar 2, 5 KM, tapi hal itu tidak menjadi masalah serius, karena Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab saudi, menyiapkan mobil dari hotel ke mesjidil Harom selama 24 jam, tegas Syahruddin.
 
Berdasarkan laporan resmi yang diterima Kakan Kemenag Rohul dari Arab Saudi, bahwa secara umum jamaah sehat wal afiat. Memang ada beberapa JCH yang sakit, tetapi kebanyakan karena kecapean dalam perjalanan dari Madinah ke Mekkah, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan umroh.
 
Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan berpesan kepada Ketua Kloter Sudarmanto dan Pembimbing Ibadah H Syahruddin, agar seluruh JCH dapat menjaga kesehatan dan minum air yang banyak, sebab suhu udara yang panas dan ekstrim, yang tidak terbiasa di Indonesia.
 
Menurut Ahmad Supardi, suhu udara di Makkah sekarang 47 derajat celcius, dan pada puncaknya nanti diperkirakan mencapai 51 derajat. Hal ini tentu sangat membahayakan, khususnya ketika Wuquf dan melontar Jumroh di Mina. Namun demikian, dapat diatasi dengan minum yang cukup. ** Alfian**