Jaksa masuk sekolah Paparkan Body Shamming & Bullying serta Pergaulan Bebas

KAMPAR, Riauandalas.com – Kegiatan Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar bertempat di SMPN 3 Tambang dan di SMPN 2 Tambang.Khamis 27/02/2020.

Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah oleh Kejaksaan Negeri Kampar bersama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, yang terdiri dari Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar (Silfanus Rotua Simanullang, S.H.), Rezi Dharmawan, S.H., (Jaksa Fungsional Pada Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar), Faisal Arif, S.H., M.H., (Tata Usaha Pada Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar) dan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dikpora Kab. Kampar (Ramzi).

Kegiatan JMS di SMPN 3 Tambang diikuti oleh 36 orang Peserta dan di SMPN 2 Tambang diikuti oleh kurang lebih 45 orang peserta terdiri dari para guru dan Siswa.

Jaksa Masuk Sekolah bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa dan siswi agar lebih memahami hukum dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terkena hukuman karena telah melakukan sesuatu yang dilarang oleh hukum dan untuk memotivasi siswa-siswi agar apa yang disampaikan dapat diterapkan di masyarakat khususnya di lingkungan sekolah.

Selain itu Tim JMS juga memperkenalkan peran kejaksaan dalam sistem peradilan pidana melalui tayangan video singkat dengan judul “Ayo Kenali Hukum Jauhkan Hukuman”

Selanjutnya Tim JMS menyampaikan tentang “ Body Shamming & Bullying ”, tentang ;
a. Gambaran Umum tentang Body Shamming & Bullying.
b. Latar Belakang.
c. Unsur yang selalu melibatkan Bullying.
d. Bentuk-bentuk Bullying.
e. Bentuk Perilaku Body Shamming.
f. Jerat Hukum Bullying di sekolah.
g. Solusi menyelesaikan masalah.
h. Cara pergaulan yang baik.

Selain itu Pemaparan tentang “ Pergaulan Bebas ”, yang pada pokoknya sebagai berikut :
a. Apa itu pergaulan bebas.
b. Dampak Akibat Pergaulan Bebas.
c. Ciri-ciri Pergaulan Bebas.
d. Solusi untuk menyelesaikan masalah Pergaulan Bebas.
e. Cara Pergaulan yang baik.

Usai memberikan pemaparan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berhasil menarik antusias dari para siswa-siswi serta guru-guru.(Am).