Indonesia Diajak Ikut Andil di Pameran Teknologi Besar

JAKARTA, Riau Andalas. com – Sekitar sembilan pameran teknologi bertaraf internasional siap digelar Hong Kong. Indonesia pun diharapkan bisa ikut andil di dalamnya.

 

Bukannya tanpa alasan, pasalnya Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu mitra dagang terbesar bagi Hong Kong. Tercatat sebesar USD 3,2 miliar telah dicetak sepanjang 2017 ini dari hasil perdagangan kedua negara.

Sementara total ekspor Indonesia ke Hong Kong mencapai USD 1,4 miliar.

 

Demi makin meningkatkan hubungan tersebut, Hong Kong telah mempersiapkan setidaknya sembilan pameran teknologi yang akan digelar hingga akhir 2017 ini. Dan diharapkan, Indonesia ikut andil memanfaatkan peluang ini untuk makin mempererat hubungan bisnis dengan Hong Kong.

 

“Kami ingin mengajak Indonesia untuk ikut andil. Sehingga bisa meningkatkan hubungan bisnis Hong Kong – Indonesia, membuat ekspor dan impor yang balance antar kedua negera,” ujar Leung Kwan Ho, Direktur Hong Kong Trade Development Council, di restoran Kembang Goela, Jakarta.

 

Indonesia Diajak Ikut Andil di Pameran Teknologi Besar

Leung Kwan Ho, Direktur Hong Kong Trade Development Council.

Leung menambahkan pameran-pameran yang dimaksud akan digelar mulai September hingga bulan November mendatang. Menariknya lagi, beberapa pameran di antaranya diklaim sebagai yang terbesar di Asia. Mencakup pameran teknologi smartwatch, elektronik, dan lain-lain.

 

Ia juga sesumbar kalau pada tahun 2016 lalu ada sekitar 34 ribu pengunjung yang berasal dari ASEAN. Jumlah pengunjung asal ASEAN yang terbilang tinggi itu pun diharapkan bisa membuka peluang sekaligus pemicu bagi bisnis di Indonesia yang ingin melebarkan sayapnya ke pasar global, terutama wilayah ASEAN.(Detik.com)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0852 6596 3225
via EMAIL: riau_andalas@yahoo.com atau Riauandalas@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Indonesia Diajak Ikut Andil di Pameran Teknologi Besar"