Iming-iming bisa masuk PNS/ Honorer masih saja marak di Rohul

example banner
Bukti setoran biar masuk pegawai Honorer

Bukti setoran biar masuk pegawai Honorer

*Desi bisa otak atik Pegawai honorer di Pemkab Rokan Hulu. 

ROKAN HULU, Riau Andalas.com-Modus penipuan dengan iming-iming bisa mulus masuk PNS/ Honorer masih saja marak. Sebut saja TM (26) warga Kecamatan Tambusai Utara, korban penipuan yang diiming-imingi agar bisa bekerja sebagai honorer Satpol PP di Kab. Rokan Hulu.

Kejadian ini bermula dari pertemuan yang tak terduga antara TM dan sebut saja DS yang mengaku berprofesi sebagai pengacara kondang di Kab. Rohul. DS menjanjikan kepada TM akan membantu TM agar bisa bekerja sebagai Honorer Satpol PP di Kab. Rohul.

Atas jasanya itu, DS meminta kepada TM agar membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 30 jt. Dan Orangtua TM pun menyanggupinya, sebut saja FD (60).

“Demi anak saya, apapun akan saya lakukan meskipun saya harus meminjam biaya tersebut kepada orang lain,” kata FD saat ditemui wartawan Riau Andalas.com, Jum’at (2/8/2016) lalu.

Tergiur janji tersebut, FD menyerahkan uang tersebut kepada DS pada 20 Februari 2015 lalu.

“Semenjak saya berikan uang itu kepada DS dan suami saya pun akhirnya meninggal dunia, sampai sekarang belum juga ada panggilan kerja untuk anak saya,” ungkap FD sambil berlinangan air mata.

Namun, tunggu punya tunggu, setelah sekian lama tak ada kabar dari DS. Merasa ditipu, TM memutuskan untuk mencari LSM agar dapat membantu masalah yang sampai saat ini (30 Agustus 2016)belum tentu ujung pangkalnya.

Keesokan harinya (31/8), TM mendatangi salah satu kantor Advokat Pengacara dibawah naungan Desi Handayani, SH. Usut punya usut, ternyata orang yang selama ini yang dicari TM sudah ada didepan mata. TM menuntut Desi atas tuduhan penipuan dan meminta uangnya agar segera dikembalikan.

Saat dikonfirmasi wartawan Riau Andalas.com, TM mengatakan “ Saya sempat diancam oleh Desi untuk tidak membeberkan persoalan ini kepada siapapun. Kalau kwitansi dan perjanjiannya di perlihatkan pada orang lain, saya tidak akan mendapatkan uang tersebut dan akan di seret ke ranah hukum,” kesalnya sambil menirukan ancaman Desi. (tim)