Gunakan Dana Desa 130 Juta”Budi daya Ikan lele Desa Tani Makmur Gagal Panen”

Ket.gambar ( Kolam ikan lele yang ada saat ini).

RENGAT, Riauandalas.com– Program Budidaya Ikan Lele yang di kelola oleh masing Rt Di Desa Tani Makmur kecamatan Rengat Barat menggunakan Dana Desa tahun  2017 sebesar 130 juta untuk 13 Rt masing masing  rt mendapatkan anggaran 10 juta untuk pembelian kolam terpal 4 juta dua kolam, bibit ikan lele 5000 dan selebihnya pembelian pakan Pur sampai masa panen.Hal ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat setempat,Karena sudah berjalan 4 bulan ikan lele yang di pelihara oleh masing masing rt ini banyak yang mati.
Matinya ikan lele di sebabkan bibit ikan terlalu kecil dan yang kedua tidak adanya pendamping dari dinas terkait ( Perikanan ) yang memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada warga.
Seperti yang diterangkan” Kimik rt 02 dan “Tukul rt 05 dan yang lainya di masing masing rt menutur ikan lele yang mereka pelihara di rt 02 dari jumlah 5000 ribu bibit ikan yang di pelihara di dalam bak berupa lingkaran besi berdindingkan terpal 90 % bibit ikan lele mati,mereka bingung apa penyebabnya,sementara dinas perikan tidak pernah turun membantu memberikan solusi kepada mereka padahal saat rapat pada awal bulan november 2017 pihak dinas perikan labupaten inhu di undang oleh desa untuk mendampingi dan memberikan penyuluhan sampai masa panen”terangnya.

Menanggapi hal ini dengan banyak bibit ikan yang mati “Kepala desa Tani Makmur Boimin blum bisa di hubungi sementara ” Jamalludin sekdes tani makmur mengatakan melalui whatshapp” tidak mengetahui tentang itu.
Ironisnya program ini tidak ada yang mengawasi baik dari desa dan dinas perikanan dan berjalan apa ada nya dengan kemampuan pengalaman seadanya.(sir)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0852 6596 3225
via EMAIL: riau_andalas@yahoo.com atau Riauandalas@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gunakan Dana Desa 130 Juta”Budi daya Ikan lele Desa Tani Makmur Gagal Panen”"