Dwi Agus dan Firdaus Jadi Sorotan

Tidak ada komentar 446 views
example banner

IMG_1762-200x300

*Masyarakat ikut tegang tunggu pengumuan DPP PDI-P

PEKANBARU, Riau Andalas.com-DPC dan DPD PDI-Perjuangan saling klaim balon yang akan diusung Pilwako 2017. DPC Pekanbaru klaim Dwi Agus Sumarno, sedangkan DPD Riau klaim dukungan akan diberikan pada Balon Incumbent Firdaus. Sehingga pernyataan masing-masing pengurus PDI-P tersebut makin jadi tanda tanya bagi masyarakat. Bahkan masyarakat sendiri ikut tegang menunggu hasil pengumuman dari DPP PDI-P siapa balon yang akan di usung.

9B3A6380

Dari beberapa partai yang akan mengusung balon untuk pilkada  2017 mendatang, saat ini masyarakat lebih menyorot pada partai PDI-P. Pasalnya dari sekian banyak partai maunpun balon yang menyatakan maju pilkada, PDI-P merupakan partai yang sedikit santai dan tidak terlalu menonjol untuk proses penjaringan. Sehingga jadi pertimbangan sendiri ditunggu masyarakat. Tambah lagi balon yang saat ini diperbutkan PDI-P termasuk balon yang di favoritkan masyarakat.

Seperti yang disampaikan, Bambang Irwandi warga Kecamatan Tenayan Raya, menyatakan, dua nama yang diajukan PDI-P Riau pada DPP merupakan Balon yang sama-sama diharapkan dan ditunggu masyarakat yang saat ini ditunggu-tunggu diputuskan DPP untuk maju Pilwako Pekabaru 2017 mendatang.

“Sesuai informasi-informasi yang kita dapat, persaingan dua balon ini luar biasa dari balon partai lain. Sehingga pengumuman dan keputusan DPP PDI-P ini ikut menegangan pada masyarakat,” kata Bambang.

Disinggung dukungan pada dua balon yang menunggu keputusan DPP PDI-P tersebut, Bambang menyatakan belum bisa menentukan pilihan. Karena dua balon tersebut sama-sama memiliki kelebihan berbeda dan akan ikut dengan pilihan PDI-P.

Yang lebih seru itu katanya, karena persaingan Balom PDI-P saat ini ada incumbentnya, sehingga untuk pilihan masyarakat akan mengikut kepercayaan partai memberikan dukungan.

“Meskipun incumbent kalau partai tidak memberikan dukungan, itu jadi pertimbangan juga bagi masyarakat, begitu juga sebaliknya. Karena masyarakat sudah capek untuk janji-janji politik. Maka itu masyarakat juga akan melihat dari kepercayaan partai yang melakukan pilhan melalui survei dan mekanisme lain,” tuturnya.

Hal tersebut dibenarkan pengamat Politik Riau Iyas Hasim. Dikataknya, wajar jika masyarakat mengikuti partai untuk memberikan pilihan, apa lagi pengalaman selama ini yang membuat masyarakat selalu merasa tertipu dengan pilihan.

“Itu bisa saja terjadi, apa lagi partai yang menentukan partai besar seprti PDI-P yang saat ini partai pemegang pemerintahan. Sehingga bisa saja jadi patokan oleh masyarakat,” ujar toko Masyarakat Riau ini.(dri)***