Dr Mahathir Mohamad Resmi Perdana Menteri Ketujuh Malaysia

MALAYSIA, Riauandalas.com– Akhirnya Tun Dr Mahathir Mohamad diambil sumpah sebagai Perdana Menteri Ketujuh Malaysia. Mahathir mengambil sumpah di hadapan Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V.

Pengambilan sumpah Mahathir dilakukan di Istana Negara pada Kamis 10 Mei 2018, sekitar pukul 9.50 malam waktu setempat.

Seperti dilansir dari Bernama, Kamis 10 Mei 2018, turut hadir dalam pelantikan ini adalah istri Mahathir, Tun Dr Siti Hasmah Mohd Ali dan keempat tokoh kunci Pakatan Harapan.

Sebelumnya pihak Istana Negara menyebutkan menerima hasil resmi dari Pemilihan Umum ke-14 (GE14) yang berlangsung pada 9 Mei 2018. Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir meraih kemenangan dan menguasai kursi parlemen.

Setelah menerima surat dari anggota komponen Pakatan Harapan yang mendukung penunjukan Dr Mahathir sebagai Perdana Menteri, Yang Di-Pertuan Agong kemudian bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Wan Azizah Wan Ismail, Presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) Tan Sri Muhyiddin Yassin, Sekretaris Jenderal Democratic Action Party (DAP), Lim Guan Eng dan Parti Amanah Negara, Presiden Mohamad Sabu pada pukul 5.00 sore

Komisi Pemilu Malaysia (EC) mengumumkan bahwa oposisi yang dipimpin oleh Pakatan Harapan  memenangkan 113 kursi, sementara partai sekutunya, Partai Warisan memenangkan delapan kursi parlemen. Sedangkan Partai Islam se-Malaysia (PAS) meraih 18 kursi.

Meskipun Ketua Barisan Nasional Najib Razak yang menjadi lawan politik Pakatan Harapan menyatakan oposisi ini belum memiliki jumlah kursi cukup membentuk pemerintah, justru kini mendapat dukungan dari Partai Warisan. Ini membuat koalisi oposisi mendapat 122 dari 222 kursi parlemen yang diperebutkan.

Sumber Metrotvnews

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0852 6596 3225
via EMAIL: riau_andalas@yahoo.com atau Riauandalas@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dr Mahathir Mohamad Resmi Perdana Menteri Ketujuh Malaysia"