Dinilai Tidak Akurat, DPD II Golkar Pekanbaru Survei Ulang Balon

example banner

images (14)

“Hasil Survei tidak memenuhi harapan partai”

PEKANBARU, Riau Andalas.com– DPD II Golkar Pekanbaru tunda penentuan Bakal Calon (Balon) yang akan maju pada Piwako 2017 mendatang. Penundaan tersebut karena hasil survei dinilai tidak akurat. Sehingga dilakukan survei ulang yang selambat-lambatnya satu minggu atau sepuluh hari kedepan.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD II Golkar Pekanbaru Erizal Muluk saat pelasanaan Rapat Pleno penentuan Balon DPD II Golkar Pekanbaru Senin (8/8) malam di hotel Grand Central Pekanbaru.

Erizal Muluk menyampaikan, keputusan melakukan survei ulang tersebut, karena dari 10 nama balon yang sebelumnya telah dinyatakan masuk dalam bursa Golkar Pekanbaru banayak tidak masuk dalam hasil survei. Pada hal balon tersebut merupakan kandidat dikenal masyarakat yang juga pejabat di pemerintahan. Seperti Zulafan Hafis, sementara ia merupakan anggota DPRD Pekanbaru, begitu juga Irvan Herman dan benberapa lainya yang menurut
Hasil survei tidak dikenal oleh masyarakat. Untuk itu survei dinilai tidak akurat dan harus diulang lagi.

“Jadi keputusan penentuannya, tunggu hasil survei berikutnya,” kata Erizal Muluk.

Ketua Komisi D DPRD Riau ini juga menjelaskan, pelaksanaan survei ulang tersebut dilakukan karena hasil survei Balon juga tidak memenuhi harapan yang dininginkan partai Golkar. Dimana rata-rata hasil survei hanya berkisar 60-65 persen. Sedangkan harapan partai Golkar sebelumnya berkisar 75-80 persen keatas.

“Mudah-mudahan dengan survei ulang ini akan mendapatkan data yang lebih akurat. Sehingga penentuan Balon yang akan maju pada Pilwako 2017 mendatang segera di tetapkan,” tutur Erizal Muluk.

Sebagaimana diketahui, sesuai hasil Rapat Pleno DPD II Partai Golkar Pekanbaru pada beberapa waktu lalu. Adapun 10 nama untuk diusulkan sebagai Balon Wali Kota dan Wakil walikota Pekanbaru yang akan diusulkan tersebut adalah, Destrayani Bibra, Dwi Agus sumarno, Edi Satria, Erizal Muluk, Firdaus, Heri Susanto, Herman Nazar, Irvan Herman Abdullah, T. Zulkifli Hesda dan Septina Primawati Rusli. Sesuai hasil penjaringan yang dilakukan partai Golkar dari 29 Balon yang mendaftar dan menggembalikan formulir beberapa waktu lalu. (Dri)***