Dikunjungi Kapolda, Dewan Minta Tingkatkan Informasi

Tidak ada komentar 420 views
example banner
Kapolda Riau ,saat berbincang dengan Anggota DPRD Riau.

Kapolda Riau ,saat berbincang dengan Anggota DPRD Riau.

Riauandalas.com– Dikunjungi Kapolda Riau baru Brigjend Supriyanto, Anggota DPRD Riau harapkan Polda Riau terus tingkatkan informasi untuk masyarakat. Terutama terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutlah) yang setiap tahun di Riau. Pasalnya, hingga kini belum ada kejeraan terhadap pembakaran tersebut. Terutama di daerah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo. Dikatakanya, saat ini tinggal komitmen Polda Riau untuk melaksanakan dilapangan. Terutama dalam penindakan yang harus ada ketegasan lebih. Agar tidak bencana bisa teratasi.

“Yang kita minta komitmennya, karena jauh hari sebelumnya Kapolri juga telah menegaskan untuk hal ini,” kata Sunaryo sambil menyambut kunjungan Polda Riau Selasa (29/3).

Selain Karhutlah katanya, juga terkait peredaran Narkoba yang saat ini sudah masuk pada lingungan sekolah, tambah lagi beberapa waktu lalu sampai ke yayasan atu pesantren. Dimana hal itu merupakan ancaman luar biasa untuk genedrasi kedepan.

“Memang kita mengapresiasi kinerja kepolisian Riau yang telah mengungkap kasus Narkoba belakangan ini. dan kita berharap ini bisa lebih ditekankan lagi demi masa depan Riau kedepan,” ujar politisi partai PAN ini.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Riau Brigjend Supriyanto, menyampaikan jika pengwasan maupun informasi tersebut jauh hari sebelumnya sudah berjalan. Bahkan disetiap daerah maupun pedesaan sudah ada selebaran maupun maklumat yang disampaikan pihak kepolisian, termasuk pendataan dari intelijen.

“Saat ini tinggal penegasan, yang sebagianya sudah dilakukan dilapangan,” tegas Supriyanto.

Lebih jauh kapolda yang baru beberapa minggu menjabat ini mengakui, jika pengasan itu tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh poihak Polda, tapi juga butuh bantuan dari pemerintah. Terutama pemerintahan masing-masing daerah yang bisa terbuka untuk inforasi. diantaranya terkait karhutla.

Sedangkan untuk Narkoba, itu sudah menjadi tanggung jawab Polri, dimana saat ini terus ditekan peredaranya. Namun semua itu juga tidak lepas dari dukungan masyarakat dan pemerintahan yang bisa memberikan program untuk masyarakat yang mampu mengatasi pengaruh dari Narkoba. Diantaranya, program perekonomian yang selama ini jadi alasan bagi pelaku terlibat narkoba.

“Kita tidak bisa kerja sendiri, untuk itu semunya butuh kerjasama. Yang pasti kita berupaya semaksimal mungkin,” tutur Supriyanto. (Hendri)**