Digadang-Gadangkan Cawagubri, Ahmad Syah Sebut itu Hak Plt Gubri

example banner

pemrovriau

Pekanbaru, Riau Andalas.com— Digadang-gadangkan menjadi Calon Wakil Gubernur Riau dapangi Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman, Asisten I Setdaprov Riau Bidang Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Ahmad Syah Harrofie, sebut itu baru issu. Pasalnya, keputusan untuk penunjukan Wagubri tersebut merupakan hak Plt Gubri yang juga merupakan hak bagi partai politik pengusung.

“Itu hak kepala Plt Gubri dan juga partai politik pengusungnya. Apa lagi saat ini beliau belum dilantik Defenitif yang belum ada pembahasan mengarah kesana,” kata Ahmad Syah Rabu (11/5).

Dijelaskanya, saat ini bukan masalah siapa yang akan jadi Wagubri, tapi bagaimana proses Plt Gubri segera dilantik menjadi gubernur Defenitif. “Jadi saat ini bagaimana Plt Gubri bisa segera dilantik jadi defenitif,” katanya singkat.

Disinggung tidak mendaftar Calon Sekda karena adanya digadangkan-gadangkan menjadi Calon Wagubri. Ahmad Syah, tidak mau memberikan komentar. Karena itu merupakan hak kepala daerah.

Disisi lain, Ketua fraksi Golkar DPRD Riau Supriati, menyampaikan, kalau untuk partai secara otomatis sudah jelas mengharapkan dari kader Partai Gokar. Karena, kader Golkar juga masih banyak yang memiliki kopetensi untuk mejabat sebagai Wagubri. Tambah lagi sebagai kader yang telah sama-sama berjuang.

“Awalnya waktu pencalonan Gubri dan Wagubri itu kan dari golkar, nah sekarang kita maunya kan juga kembali pada orang Golkar,” kata Supriati.

Selain itu katanya, terkait adanya pencalonan diluar partai, itu memang keputusan Ketua atau kepala daerah. Namun bagaimanapun juga sebagai kader ia tetap akan meminta yang diutamakan itu dari kader Golkar yang bisa jadi petimbangan bagi kepala daerah kesepanya. “Banyak kok kader Gokar yang berpotensi, seprti di daerah-daerah juga ada. untuk itu kita minta kader yang diutamakan,” tutur Anggota Komisi C DPRD Riau ini.