Diduga Kepala Desa Mahato Gelapkan Dana PAD Desa yang Bersumber dari Dana DD

example banner

ROKAN  HULU, Riau Andalas.com –
Pasalnya ketika ditemui adanya laporan dari beberapa warga desa mahato yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kenapa dalam laporan PAD desa mahato yang berpenghasilan begitu besar hanya dicantumkan di sepanduk APBdes 2017 30jt saja???padahal dari hasil sumber bumi desa mahato sangatlah besar.Itu mustahil pak,kata beberapa MASYARAKAT desa mahato kepada awak Media Riau Andalas.com pada hari senin,(31-07-2017)
Saat dikunjungi ke kantor desa mahato tersebut pada hari Rabu,(9-08-2017) kepala desa mahato tersebut tidak berada di tempat.dan ketika ditanyakan staff yang ada di kantor desa tersebut,ada yang mengatakan lagi pergi ke pekan baru.lalu kami pun awak Media langsung bergegas menjumpai bendahara desa tersebut yang saat itu sedang berada dirumah nya.dan bendahara tersebut pun mengatakan kades kita sedang pergi ke medan ada urusan.Saat dikonfirmasi melalui via telpon kades tersebut enggan untuk mengangkat telpon dari awak media.terlebih media yang sudah memberitakan melalui media online Riau Andalas.com pertama kali dirilis berita kades tersebut tidak adanya ketransparansian dalam pengelolaan dana DD tersebut.
Dan saat dijumpai dan dikonfirmasi dari masyarakat desa mahato,banyak mengatakan kepada awak Media,dulunya pak kades itu aja nyalon kades nyari duit nya susah banget.sampai ada rekan-rekan nya yang membiayainya dalam pencalonan dirinya.eh…malah sudah jadi kades kurang dari 1 tahun kades itu sudah bisa beli Mobil Mewah PAJERO SPORT.hebat bener pak kades nya,pungkas warga tersebut yang tidak mau disebutkan namanya.
Ternyata saat dikonfirmasi mantan kades yang sudah tidak menjabat lagi saat ini melalui via seluler pada hari Selasa,(8-08-2017) membenarkan perihal pengembalian dana PAD yang selama ini adalah sumber hasil PAD desa mahato dari pembelian lahan sawit tersebut yang diperoleh sekira tahun 2009.dan penyerahan dana itu pun langsung kepada kepala desa yang menjabat saat ini.dan disaksikan oleh KETUA BPD dan LPM desa mahato tersebut.tapi yang sangat disayangkan kepala desa tersebut tidak memasukkan dalam laporan PAD desa tahun 2017.saat pihak MEDIA mengkonfirmasi dan mempertanyakan kepada bendahara desa mahato tersebut,tidak ada dana pengembalian tersebut masuk ke rekening desa kita pak.Diduga dana pengembalian tersebut di pakai untuk keperluan pribadi kades mahato yang menjabat saat ini.Dalam hal ini diminta kepada pihak TEAM audit BPK untuk segera menghusut dana tersebut dan mengaudit laporan PAD des 2017 yang di duga dibuat oleh desa dalam kebohongan publik(Adha).