Diduga Ada ‘’Permainan’’ di Pangkalan Gas 3 Kg Milik S Lin

example banner

limbah roti hoya-3

Foto: S Lin

Pekanbaru, Riauandalas.com- Pangkalan gas 3 elpiji Pertamina Kg milik S. Lin yang berada di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau diduga ‘’bermain.’’Dugaan tersebut, pihak Pangkalan gas 3 S Lim ketika penyaluran gas 3 Kg ke datang dan sampai ke gudang penyimpanan, akan tetapi pihak Pangkalan S Lin menjual gas 3 Kg ke pihak pengecer yang bukan wilayah domisi sesuai pengurusan izin Pangkalan, sebagai subsidi bagi rakyat.

Namun, setelah itu dijual lagi ke pengecer yang berada di domisi Kecamatan Payung Sukajadi, dengan melewati Harga Eceran Tertinggi (HET). Lantas, pihak pengecer tersebut akan menjual gas elpiji 3 Kg ke warga Kecamatan Payung Sekaki, dengan HET yang berbeda lagi.

Selain ke pengecer di Kecamatan Sukajadi, pihak Pangkalan S Lin menjual gas elpiji 3 Kg ke pengecer di Kecamatan Tampan. Pemilik Pangkalan S Lin saat dimintai konfrimasinya membantah menjual gas elpiji 3 Kg dengan melewati HET. “Kalau menjual sesuai ketentuan HET, diluar HET kami tidak ada menjual,” bantah S Lin Kepada WWW.Riauandalas.com, Kamis (18/9).

Dijelaskan S Lin, hanya mengaku dan membenarkan ada menjual gas elpiji 3 Kg ke pengecer di Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi. “Kalau di Kecamatan Tampan tidak ada. Tetapi di Jalan Melur, ada, “ kata S Lin. “Kata pihak Pertamina gas elpiji 3 Kg bisa dijual ke pengecer. Sering saya Tanya itu, “ kata S Lin.

Ketika ditanya apakah pangkalannya menjual gas ke warga? “Malahan ada warga yang memberli satu saya kasi sesuai harga HET, “ kata S Lin. (Hartono/Hendri)***