Dandim Mojokerto Tinjau Wilayah Rawan Banjir Luapan Kali Lamong

 
MOJOKERTO, Riau Andalas. com –    Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji dengan didampingi Danramil 0815/08 Dawarblandong Kapten Arh Supriyono dan Pasiterdim 0815 Kapten Chb Djenal Abidin, melaksanakan peninjauan di wilayah rawan bencana banjir tepatnya di Dusun Balong Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (08/02/2017).
 
Dalam keterangannya Dandim 0815 menyampaikan, wilayah Dusun Balong Desa Banyulegi kerap kali menjadi langganan banjir yang disebabkan oleh tingginya curah hujan serta luapan Kali Lamong.  “Selain Dusun Balong Desa Banyulegi, yang sering dilanda banjir yakni Dusun Klanting Desa Pulorejo”. Jelasnya.
 
Saat di Dusun Balong Desa Banyulegi, Dandim 0815 disambut Kades Banyulegi Sdr. Januri  beserta Perangkat Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0815  menyampaikan, agar warga Desa Banyulegi bersabar karena setiap musim hujan selalu mendapat kiriman banjir dari Kali Lamong.  “Tentunya dari Pemerintah Daerah dan Dinas terkait akan mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir akibat luapan Kali Lamong yang kerap kali melanda wilayah Dawarblandong yang berbatasan dengan wilayah Gresik”. Ucapnya.
 
Dandim juga memerintahkan Danramil 0815/08 Dawarblandong untuk terus membangun komunikasi dengan Forpimka dan pihak terkait untuk bersama-sama memonitor perkembangan situasi dan meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan di lokasi yang menjadi langganan banjir tersebut.   
 
Ditambahkan oleh Danramil 0815/08 Kapten Arh Supriyono, banjir di wilayah Dusun Balong Desa Banyulegi terakhir kali terjadi pada minggu pertama bulan Pebruari 2017,  termasuk di Dusun Klanting Ds. Pulorejo, yang mengakibatan jalan dan pemukiman warga serta lahan pertanian terendam. “Saat itu Unsur Forpimka bersama BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan pihak terkait memberikan bantuan evakuasi, Posko Pengobatan, dapur lapangan serta membantu kelancaran distribusi bantuan dari berbagai pihak”. Terangnya.      
 
Selesai meninjau wilayah rawan banjir, selanjutnya Dandim 0815 yang didampingi Pasiterdim 0815 dan Danramil 0815/08 beserta unsur Forpimka menuju Desa Talunblandong guna melakukan pengecekan Jembatan Talun Brak yang terdampak banjir, mengalami anjlok/amblas pada pondasi kurang lebih satu meter. (Penrem 082/CPYJ).