Bocah 5 Tahun Korban Penganiayaan di Rohul Alami Trauma Berat, Kalaksa BPBD Beri Bantuan.

example banner

ROKAN HULU, Riauandalas.com – Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu H.Zulkifli Said mengatakan, kondisi bocah berinisial  NN (5) yang diduga menjadi korban penganiayaan mengalami trauma berat.

Zulkifli Said mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan dan memberikan bantuan terhadap keluarga NN di Kediamanya RT 01 RW 02, Dusun Wonosri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah
Kabupaten Rokan Hulu

“Sejauh ini memang Kondisi anak itu, mengalami trauma berat, artinya dia takut  kalau ada orang laki laki datang kerumahnya, tetapi karna kita ingin melihat kondisi anak, jadi kita upayakan tetap masuk,,” kata H.Zulkifli Said,  Senin (22/9/2018).

Sambil menyerahkan Bantuan berupa peralatan sekolah dan Sembako Kalaksa BPBD, H Zulkifli Said di dampingi Kabid dan Kasinya  meminta kepada orang tua Korban agar terus mengupayakan konseling terhadap NN korban yang mengalami trauma akibat kekerasan

“Traumatis ini yang harus bisa disembuhkan, mudah-mudahan bisa sembuh dalam waktu dekat,” ujar H. Zulkifli Said Yang juga Pemimpin Pondok Pesantren Nizammuddin Kepenuhan

Sebelumnya viral dalam Pemberitaan, seorang bocah berinisial NN (5 th) diduga menjadi korban penganiayaan oleh MH (14 th) siswa SMP, dengan cara leher dan perut Gadis Cilik ini disayat dengan Pisau Carter, lalu dibuang keparit disamping pagar beton

Anak PAUD Tali Kasih Pasir Pengaraian ini ditemukan warga tergeletak di sebuah parit tanpa mengenakan Pakaian tepatnya dibelakang gedung Fitnes Dusun Wono Sri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
Rabu (27/5/2020) Siang

Saat itu Sumber dari kepolisian Polres Rohul mengatakan ” Pelaku sudah diproses sesuai dengan prosedur, dan pelaku MH Pelajar SMPN warga Dusun Wonosri Barat RT 01 RW 02 Desa Koto Tinggi, sudah diamankan di Mako polres Rohul

Terpisah orang tua korban Indra Gunawan (45 th) Saat dikonfirmasi via selulernya mengatakan ” hingga saat ini anaknya mengalami trauma berat ” anak saya sekarang trauma berat dia sering ketakutan dan nangis nangis apalagi kalau melihat laki laki yang tak dikenalnya ” Tuturnya dengan nada lirih, Rabu (24/6/2029) Pagi

Dia menambahkan baru baru ini Pengacara Pelaku menghubungi Handphone nya
dan mengatakan seluruh biaya pengobatan terhadap Korban dihentikan, mendengar itu, korban rencananya
memilih jalur hukum dan akan melanjutkan kasus tersebut ke Penegak hukum

Saat ditemui Indra beserta keluarga sangat berterima kasih kepada BPBD Rohul yang telah peduli terhadap musibah yang menimpa keluarganya bahkan sudi memberikan bantuan berupa peralatan sekolah dan sembako, Semoga Allah SWT membalas kebaikan BPBD Rohul ” ujarnya.
***(Alfian Tob)