Arsul Sani : Biaya Kampanye Pilkada DKI Jakarta Capai Rp 100 M

example banner

sekjen-pppJAKARTA, Riau Andalas.com – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta tergolong paling mahal dibandingkan dengan daerah lain. Arsul mengungkapkan perkiraan biaya kampanye di Pilkada DKI bisa mencapai Rp 100 miliar.

Ia menambahkan biaya besar biasanya dibutuhkan oleh satu pasangan calon bukan untuk politik uang, melainkan untuk iklan politik di media masa. Ia pun tak menyangkal bila dana sebesar itu juga habis banyak untuk membayar para buzzer yang beroperasi di dunia maya.

“Berbeda dengan di daerah, di Jakarta politik uang untuk mempengaruhi pilihan orang tidak berlaku. Di Jakarta yang terpenting ialah mengarahkan persepsi orang untuk memilih,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2016).

Ia mengatakan masyarakat Jakarta merupakan tipe pemilih rasional. Sehingga mereka tak bisa dipengaruhi dengan politik uang. Menurut Arsul, masyarakat Jakarta butuh diyakinkan bila pasangan calon yang dikampanyekan memang mampu menjawab permasalahan di Jakarta.

“Di Jakarta pasti lebih besar biayanya karena besar di iklan politik dan buzzer juga karena pemilih kan akses ke media mudah dan sangat intensif,” jelas Arsul.

Namun, Arsul menilai iklan di media masa lebih efektif untuk mempengaruhi persepsi pemilih. Sebab masyarakat Jakarta, menurut Arsul, lebih banyak yang mengakses media masa ketimbang media sosial.

“Makanya biaya kampanye terbesar ada di iklan media masa baru setelah itu buzzer di media sosial yang banyak digarap anak muda,” lanjut Arsul.(sumber:kompas.com)