Antisipasi Kecurangan, BKP2D Riau Sepakati Terapkan Absensi Sidik Jari

example banner

asrizal
“Absensi dilengkapi CCTV”

PEKANBARU, Riau Andalas.com– Antisipasi kecurangan pegawai dalam melakukan Absensi kehadiran. DPRD Riau minta Pemprov Riau melalui Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKP2D) Riau terapkan wajib absensi sidik jari. Sehingga kedepanya tidak ada lagi pegawai yang bisa melakukan kecurangan dalam mengisi absen kehadiran.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi A DPRD Riau Taufik Arakhman. Dikatakanya penerapan absensi itu juga akan dilengkapi CCTV disetiap posisi absensi. Sehingga pegawai yang melakukan absensi akan terekam dan terdata dengan maksimal.

“Hal ini berlaku untuk seluruh pegawai yang ada di diseluruh Dinas Pemprov Riau. Termasuk kantor Gubernur Riau,” kata Taufik Araknman.

Politisi Gerindra ini mengatakan, penegasan tersbut dilakukan menindaklanjuti temuan kecurangan yang ditemukan pihak DPRD Riau saat melakukan sidak usai libur Idul Fitri beberapa waktu lalu. Dimana pegawai melakukan absensi secara manual dan bisa menandatangani absensi sebelum masuk kerja yang merupakan kecurangan dalam pengisian absensi.

“Masak masuk kerja saja belum sudah bisa mengisi absensi. Makan itu program ini harus ditegaskan,” ujarnya.

Disisi lain Kepala BKP2D Riau Asrizal, menyepakati aturan yang disampaikan DPRD Riau tersebut. Pasalnya, kecurangan dalam absensi itu banyak ditemukan pada pegawai Pemprov Riau. Dimana kedapatan membolos saat jam kerja sementara dalam absensi tetap bekerja.

“Dalam waktu dekat akan segera diterapkan. Saat ini pihak kita sedang mempersiapkan dan mengevaluasi peralatan yang ada di intasi. Mudah-mudahan sistim ini merupakan langkah baik dan memberikan efek jera pada pegawai untuk melakukan kecurangan,” tutur Asrizal