Anggota DPR Rohil Leonard Situmorang :”Hentikan Penggusuran Rumah Warga, Beri Mereka Waktu.

example banner

Ada Apa Di Balik Penggusuran Rumah Warga Jalinsum…???

BAGANBATU, Riau Andalas.com – Suara Bergemuruh kalahkan mesin Eskapator tanpa kenal lelah ,hancurkan Rumah rumah warga tanpa Ampun di Sepanjang Jalinsum Riau -Sumut ,Isak Tangis ,dan Sumpah serapah tak urungkan Niat tuk luluh lantakkan Hunian Warga ,seolah Bumi Pertiwi tak mau Berdamai lagi.

Pantaskah ,Momen Kemerdekaan Repoblik Indonesia yang ke 72 di hiasi dengan Dentuman Full Baket alat berat hancurkan Rumah rumah Warga????…Pertanyaan ini pun membahana sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rokan Hilir ,Rabu 23/08.

Jawaban ini ,Ditampung Sebagai Aspirasi Masyarakat ,untuk mendapatkan Perlindungan dari Kejamnya sistem Kebijakan Pemerintahan Upika Kecamatan yang dinilai jauh dari Ke Berpihakan alias Pro Rakyat.

Leonard Situmorang ,Sosok Dewan.Perwakilan Rakyat yang di kenal Vokal ,Kerap membela Masyarakat  yang tertindas ,Rabu 23/08 di Datangi Ratusan Warga Jalinsum ,mengadukan Nasib Mereka Untuk Meminta Perlindungan ,Kiranya Pemerintah Mau mendengar Soal jeritan Rakyat.

Alhamdulillah ,Saat Kedatangan Anggota Dewan yang satu ini ,Eskapator yang sebelumnya getol lumatkan Rumah rumah Warga ,Kini terhenti diam tak bergeming ,Di ketahui Larangan Leonard untuk hentikan Kegiatan Sementara ,Sampai Mereka (Warga) ,Mampu Mendapat Tempat tinggal mereka.

Anehnya ,Diantara Sepuluh Anggoya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Rohil dari Dapil  sama yang berdomisili di Baganbatu ini , Hanya Leonar Situmorang yang Hadir dan Tampung Keluhan Masyarakat ,Selebihnya hanya Terkesan tutup mata adanya Kesedihan Warga Jalinsum Kehilangan tempat tinggal .

Soal Kepentingan Kebun PTPN3 Torgamba ,Mengapa Upika Bagansinembah  Ikut Latah..?….
Lagi lagi Duhaan ini pun mencuat ,Berdasarkan Kepentingan Kebun PTP Nusantara 3 Torgamba Ingin mencuci Parit  yang dinilai Sudah Menyempit ,Kesempatan ini Diambil oleh Upika Kecamatan Bagansinembah sebagainMomen untuk Gusur Rumah Rumah Warha yang berada dinsepanjang Jalinsum .

Gayungpun bersambut dengan keluarnya surat Himbauan Kepada Masyarakat yang berdomisili di sepanjang areal jalinsum Riau , jalur Parit Bekoan PT.Perkebunan Nusantara 3 Nomor :KA TORA/ X/      ..2015   / tanggal 24 November 2015. Yang di tanggapi oleh UPIKA Bagansinembah , untuk di beeitahukan kepada Warga Pemilik Warung Remang remang Pinggir jalan lintas Riau Nomor :300/Pem dan Trantib /2017/60 tanggal 14 maret 2017.

Rapat Upika ,03 augustus 2017 melibatkan Kapolsek ,Danramil ,Pihaknl PTP N3 Kebun Torhamba ,Kepala Desa Bagan Manunggal , Penghulu Baganbatu Barat dan Satpol PP Kecamatan Bagansinembah.

Inilah Momen UPIKA memanfaatkan Kesempatan tersebut agar Warung remang remang tidak lagi bertenggerndi sepanjang Jalinsum ,Dimana Masyarakat Sepakat ,Kalau hanya Warung Remang remang yang di bongkar ,sebab menimbulkan keresahan dan Ketertiban ,Suguhan yang merusak Mata Masuk Pintu gerbang Provinsi Riau Dengan Pemandanhan Lampu kerlap kerlip dan Dentuman Musik.

Namun Warga jalinsum sangat Keberatan Jika Rumah Hunian Mereka Juga Ikut di gusur dimana Pada awal kesepakatan UPIKA dan Masyarakat,Hanya Warung Remang remang saja.Mengapa Justrunl Rumah Hunian Kami Hancur Porak Poranda Tanpa belas kasih,tukas Beberapa Masyarakat yang Rumahnya Telah Rata dengan Tanah menjerit pilu…
(Tim)