Akibat Cemburu Berlebihan Suami Tega Menghabisin Nyawa Istrinya Dengan Bantal.

DUMAI, Riauandalas.com – Akibat di selimutin rasa cemburu yang berlebihan, Sopan Sopian (23) warga Pinang merah, Kelurahan Bukit kapur, kecamatan Bukit kapur, Kota Dumai ini nekat menghabisin nyawa istrinya sendiri Niah (25).

Tersangka membunuh istrinya dengan cara membekap istrinya di dalam kamar dengan menggunakan bantal, kejadian tersebut terungkap oleh rekan tersangka yang hendak menjeput tersangka ke rumahnya.

Akibat Cemburu yang memuncak membuat tersangka tega menghabisi nyawa istrinya dengan membekap kepala korban dengan bantal.
Untuk menutupin kejahatanya tersangka berpura – pura dirampok dan menelepon rekan nya untuk datang menjeputnya di rumah.

Untuk membuat rekannya dan pihak kepolisian yakin kalau dirinya dan istrinya menjadi korban perampokan tersangka pun mengikat dirinya dengan menggunakan seuntas tali, serta melakban mulutnya dan kondisi rumah di buat berserakan seperti sedang di rampok.

Guna untuk meyakinkan amsumsi masyarakat dan pihak kepolisian terangka meyembuyikan sejumlah perhiasan emas milik istrinya didalam sebuah tas yang akhirnya hal tersebut menjadi petunjuk pihak kepolisian dalam mengungkap perkara pembunuhan ini.

Dari Olah Kejadian Perkara ( TKP ) Polisi menemukan tas yang didalam tas tersebut ada perhiasan emas yang berbentuk kalung, Dan gelang.

AKBP Pardamean Nenggolan Kapolres Dumai Ketika di komfrimasi awak media ini Melalui Kapolsek Bukit Kapur AKP. Tumara membenarkan adanya pembunuhan tersebut yang terjadi di wilayah hukumnya.

” Benar ada pembunuhan yang Diduga Pelakunya adalah suaminya sendiri dan saat ini pelaku sudah kita tahan dan dalam peyelidikan ” Ungkap Kapolsek.( fendi / waka )

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0852 6596 3225
via EMAIL: riau_andalas@yahoo.com atau Riauandalas@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Akibat Cemburu Berlebihan Suami Tega Menghabisin Nyawa Istrinya Dengan Bantal."