Ada di Gudang Avian Diduga Simpan Barang Illegal Luar Negeri

Tidak ada komentar 1391 views
example banner

Pekanbaru, Riauandalas.com- Komplek Pergudangan Avian di Jalan Arengka II (dua) diduga ada menyimpan barang makanan dan minuman berasal dari luar negeri yakni negara Malaysia, negara Cina Singapura, dan negara Thailand.

Menurut sumber www.Riauandalas.com menyimpanan makanan dan minuman tersebut sistimnya sangat rapi. Sehingga terkesan terhindar dari pantauan pengawasan pihak terkait. 

Sebab, barang tersebut merek luar (ML). Adapun ML tersebut yakni sarden milli, susu merek milo, dan apollo  yang akan dijual ke pasar. “Mestinya itu diawasi, disana banyak barang berbagai merek, ” ungkap sumber berinisial KD Kepada www.Riauandalas.com, pekan silam. 

Dijelaskannya, aktivitas digudang tersebut telah lama berlangsung. “Apakah dinas terkait tak pernah kesan? ” tanya KD heran.

Ia berharap pihat terkait melakukan pengawasan terhadap gudang tersebut. ” Apalagi, pemerintah dan Balai Makanan dan obat – obatan  kota Pekanbaru, mesti melihat kesana. Perlu diketahui pelaporan apa – apa saja yang ada disana. Sebab, membedakan izin tanda  gudang terdaftar dengan tidak. Karena ini menyangkut produk luar negeri, ” pintanya.

Sedang penanggungjawab bernama Haris saat dikonfirmasi mengatakan, mengakui itu gudang. “Iya kenapa. Disini semua gudang, ” kata Haris singkat, Sabtu (2/5)  Kepadawww.Riauandalas.com.
IMG-20150502-02178
Disegel?

Kabar terhadap  penyimpanan barang – barak ML di gudang  Harris menurut sumberwww.Riauandalas.com pernah dilakukan penyegelan  pada awal Bulan Januari tahun 2014 silam. 

Selain itu, lanjut  sumber berita bahwa selain diedarkan di Kota Pekanbaru, barang tersebut diedar ke ke Jakarta. “Jangkauannya sudah lintas propinsi.Bukan hanya di Riau saja. Tetapi turut serta diangkut ke luar daerah menggunakan mobil,” Ungkap KD. 

Pantauan www.Riauandalas.com di areal gudang yang  kala itu salah seorang  karyawan sedang melakukan aktivitas mengatakan, bahwa gudang tersebut ada beberapa unit di pergudangan avia. “Tanya Haris saja , beliau penanggungjawab kami. Gudang ini sama yang dibelakang, ” kata seorang karyawan.

Berdasarkan keterang karyawan tersebut, gudang itu kini berjumlah dibeberapa blok, dan sebagian saat akan dibuka terkesan tidak transparan. “Lihat saja dibeberapa blok di avian. Disana tertimbun semua barang – barang makanan dan minuman, ” Ungkap KD. (Anto/Hendri/Hap)***